Deskripsi Pelatihan
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai asuransi pengangkutan laut (marine cargo insurance) — mencakup prinsip dasar, jenis polis, klausul standar, proses klaim, hingga studi kasus nyata di industri logistik dan provider.
Peserta akan diajak memahami risiko dalam pengiriman barang melalui laut, cara mengelola eksposur risiko tersebut dengan solusi asuransi yang tepat, serta memahami peran pihak-pihak terkait (shipper, consignee, carrier, broker, dan insurer).
Melalui metode interaktif, studi kasus, simulasi klaim, dan diskusi kelompok, pelatihan ini memastikan peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga siap mengimplementasikannya dalam praktik kerja sehari-hari.
Tujuan
-
Memahami konsep dasar dan prinsip asuransi laut (marine insurance) serta terminologi yang umum digunakan.
-
Mengidentifikasi risiko-risiko utama dalam pengangkutan barang laut dan cara mitigasinya.
-
Menjelaskan struktur dan jenis-jenis polis Marine Cargo Insurance (Institute Cargo Clauses A, B, C).
-
Menganalisis dan menentukan perlindungan asuransi yang tepat berdasarkan kebutuhan bisnis/logistik perusahaan.
-
Memahami proses klaim dan dokumentasi yang diperlukan untuk penyelesaian klaim asuransi laut.
-
Menerapkan best practices dan compliance dalam pengelolaan risiko pengangkutan barang.
-
Berkomunikasi efektif dengan pihak asuransi, broker, dan klien dalam konteks manajemen risiko logistik.
Target Peserta
-
Staf dan manajer operasional logistik, ekspedisi, freight forwarding, dan shipping
-
Staf risk management, finance, dan procurement di perusahaan provider/logistik
-
Staf dan agen asuransi umum, terutama yang menangani marine insurance
-
Broker asuransi dan underwriter
-
Profesional yang ingin memperdalam pemahaman tentang manajemen risiko pengangkutan laut
Silabus
1. Introduction to Marine Cargo Insurance-
Peran asuransi laut dalam perdagangan global
-
Prinsip-prinsip dasar asuransi (Utmost Good Faith, Insurable Interest, Proximate Cause, Indemnity, Subrogation, Contribution)
-
Pihak-pihak terkait dalam Marine Cargo Insurance
-
Regulasi dan standar internasional (Marine Insurance Act 1906, ICC Clauses)
-
Jenis risiko: marine perils, war & strikes perils, general average
-
Risiko operasional di pelabuhan, kapal, dan kontainer
-
Institute Cargo Clauses (A, B, C) — perbandingan dan penerapannya
-
Add-on coverage: warehouse-to-warehouse, war risk, strike risk
-
Diskusi interaktif: “Which coverage fits this shipment?”
-
Voyage Policy, Time Policy, Mixed Policy
-
Open Cover dan Floating Policy
-
Named vs. Unnamed Policy
-
Analisis contoh polis dan endorsement
-
Latihan: Menentukan jenis polis berdasarkan studi kasus
-
Prinsip underwriting dalam Marine Cargo Insurance
-
Faktor penentu premi: nilai barang, jenis komoditas, rute, moda transportasi, risiko negara
-
Simulasi: Menentukan rate dan terms berdasarkan risk profile
-
Best practices dalam risk assessment dan loss prevention
-
Proses klaim: notifikasi, survey, dokumentasi, settlement
-
Dokumen pendukung klaim (Bill of Lading, Commercial Invoice, Survey Report, dll)
-
Penyebab umum penolakan klaim
-
Role-play: simulasi klaim antara insured, insurer, dan surveyor
-
Praktik penyusunan laporan klaim
-
Hague Rules, Hague-Visby Rules, Hamburg Rules, dan Rotterdam Rules
-
Tanggung jawab carrier dan shipper
-
Subrogation dan recovery process
-
Studi kasus sengketa klaim asuransi laut
-
e-Marine policy dan paperless documentation
-
Blockchain, IoT, dan real-time cargo tracking dalam konteks asuransi
-
Insurtech dan otomatisasi klaim
-
ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam marine insurance
-
Studi kasus nyata kerugian kargo: penyebab, solusi, dan pembelajaran
-
Simulasi proyek kelompok: merancang perlindungan asuransi untuk rute pengiriman tertentu
-
Presentasi hasil simulasi dan feedback instruktur
-
Evaluasi akhir (quiz & assessment)
Fasilitas
- Modul pelatihan dan seminar KIT
- Makan siang dan rehat kopi.


