Deskripsi Pelatihan
Pelatihan Hazardous Area Classification & Electrical Equipment Selection (Port & Logistic Facilities) memberikan pemahaman praktis mengenai identifikasi area berbahaya dan pemilihan peralatan listrik yang aman di lingkungan pelabuhan dan fasilitas logistik. Pelatihan ini membahas potensi bahaya gas, uap, dan debu mudah terbakar yang umum terjadi pada aktivitas penyimpanan, bongkar muat, dan distribusi.
Peserta akan mempelajari prinsip klasifikasi zona berbahaya, standar internasional yang berlaku, serta cara membaca Ex marking dan memilih peralatan listrik yang sesuai. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengendalikan risiko kebakaran dan ledakan serta memastikan keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi.
Tujuan
-
Memahami prinsip dasar dan filosofi Hazardous Area Classification pada fasilitas pelabuhan dan logistik.
-
Mengidentifikasi sumber dan jenis bahaya atmosfer eksplosif (gas, uap, dan debu).
-
Menentukan klasifikasi zona berbahaya secara sistematis dan akurat.
-
Memilih peralatan listrik yang sesuai dengan zona dan jenis bahaya.
-
Menginterpretasikan Ex marking, sertifikasi, dan persyaratan teknis peralatan.
-
Menerapkan praktik terbaik keselamatan listrik untuk mencegah insiden.
Target Peserta
-
Electrical Engineer / Electrical Supervisor
-
Port Engineer & Maintenance Engineer
-
HSE / HSSE Engineer & Safety Officer
-
Facility & Asset Management Team
-
Engineering Consultant (Port & Logistics)
-
Project Engineer / EPC Contractor
-
Inspector, Auditor, & Compliance Officer
-
Terminal Operator & Warehouse Manager
Silabus
Module 1: Hazardous Area in Port & Logistic Facilities-
Karakteristik operasional pelabuhan & logistik
-
Area berisiko tinggi: fuel terminal, tank farm, warehouse, conveyor, container yard
-
Perbedaan HAC: port & logistics vs oil & gas
-
Konsekuensi kegagalan pengendalian bahaya
-
Gas & uap mudah terbakar (LNG, LPG, gasoline, chemicals)
-
Debu mudah terbakar (grain, coal, fertilizer, sugar, plastic pellets)
-
Sumber pelepasan: venting, loading/unloading, pumping, conveying
-
Continuous, primary, dan secondary release
-
Filosofi dan tujuan HAC
-
Zone 0, Zone 1, Zone 2 (gas)
-
Zone 20, Zone 21, Zone 22 (dust)
-
Pengaruh ventilasi, frekuensi pelepasan, dan kondisi operasi
-
Penentuan batas dan jarak zona
-
IEC 60079 series
-
IECEx certification scheme
-
ATEX Directive
-
NEC (Class / Division & Class / Zone)
-
Persyaratan regulator & otoritas pelabuhan
-
Ex d – Flameproof enclosure
-
Ex e – Increased safety
-
Ex i – Intrinsically safe
-
Ex n – Non-sparking
-
Ex t – Protection by enclosure (dust)
-
Equipment Protection Level (EPL): Ga, Gb, Gc / Da, Db, Dc
-
Motor, lighting, dan panel listrik
-
Junction box, cable gland, dan switch
-
Portable & temporary electrical equipment
-
Selection matrix berdasarkan zona dan jenis bahaya
-
Kesalahan umum dalam pemilihan peralatan
-
Struktur Ex marking
-
Temperature class & surface temperature
-
IP rating & environmental condition
-
Sertifikat ATEX & IECEx
-
Review datasheet & drawing teknis
-
Hazardous area mapping berbasis layout pelabuhan
-
Simulasi pemilihan peralatan listrik
-
Analisis insiden kebakaran/ledakan di port & logistics
-
Best practice & lessons learned
Fasilitas
- Modul pelatihan dan seminar KIT
- Makan siang dan rehat kopi.

