Tujuan
-
Mengidentifikasi bahaya dan risiko yang terkait dengan pekerjaan di ketinggian.
-
Memahami regulasi dan standar keselamatan kerja di ketinggian (Permenaker No. 9 Tahun 2016, OSHA, dan ISO 45001).
-
Menentukan dan menggunakan APD yang sesuai, seperti full body harness, lanyard, double hook, dan shock absorber.
-
Mengimplementasikan sistem pencegahan jatuh seperti guardrail, lifeline, dan fall arrest.
-
Menjalankan prosedur kerja aman dan sistem izin kerja (work permit) pada area ketinggian.
-
Melakukan simulasi evakuasi dan penyelamatan jika terjadi insiden atau kecelakaan di ketinggian.
-
Membangun budaya keselamatan kerja dalam aktivitas di area berisiko tinggi.
Target Peserta
-
Teknisi, mekanik, dan operator yang bekerja di atap, tower, silo, scaffolding, crane, atau struktur tinggi
-
Petugas inspeksi atau pemeliharaan gedung, jembatan, dan pabrik
-
Safety officer, HSE staff, dan supervisor lapangan
-
Tim rescue internal perusahaan
-
Pekerja proyek konstruksi, telekomunikasi, oil & gas, dan utilitas
-
Kontraktor atau vendor yang menangani pekerjaan di ketinggian
Silabus
1. Pengenalan Working at Height-
Definisi pekerjaan di ketinggian
-
Statistik kecelakaan akibat jatuh di tempat kerja
-
Batasan kerja pada ketinggian menurut regulasi (≥ 1.8 meter / 2 meter)
-
Prinsip hirarki pengendalian risiko (eliminasi, substitusi, rekayasa, administratif, APD)
-
Jenis bahaya: jatuh bebas, permukaan tidak stabil, cuaca ekstrem, alat tidak memadai
-
Teknik penilaian risiko dan pengendaliannya
-
Studi kasus nyata kecelakaan kerja di ketinggian
-
Permenaker No. 9 Tahun 2016
-
OSHA 1926 Subpart M – Fall Protection
-
ISO 45001:2018 – Sistem Manajemen K3
-
Kewajiban pekerja dan pemberi kerja dalam keselamatan kerja
-
Jenis-jenis APD: full body harness, shock absorber, lanyard, helmet
-
Sistem fall protection: fall arrest, fall restraint, positioning system
-
Penggunaan lifeline (horizontal dan vertical), anchor point, rope grab
-
Pemeriksaan dan pemeliharaan APD
-
Work at Height Permit: struktur, isi, dan alur persetujuan
-
Safety briefing dan toolbox meeting
-
Prosedur naik/turun aman (akses dan egress)
-
Bekerja aman di scaffolding, gondola, tangga, dan platform kerja
-
Rencana tanggap darurat dan peran tim penyelamat
-
Simulasi rescue dengan tripod, pulley, dan lowering system
-
Teknik self-rescue dan assisted rescue
-
Penanganan korban tergantung (suspension trauma)
-
Pemasangan dan penggunaan harness yang benar
-
Penggunaan lanyard double hook di titik anchor
-
Simulasi jatuh tertahan dan pengujian alat
-
Rescue drill dari titik ketinggian ke tanah aman
-
Ujian teori (multiple choice atau studi kasus)
-
Uji praktik keterampilan (penggunaan APD, simulasi kerja dan evakuasi)
-
Evaluasi pelatihan dan umpan balik peserta
Fasilitas
- Modul pelatihan dan seminar KIT
- Makan siang dan rehat kopi.


