Deskripsi Pelatihan
Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman dan kemampuan teknis untuk melakukan Fire and Explosion Risk Assessment (FERA) pada proyek konstruksi dan pemeliharaan pelabuhan. Risiko kebakaran dan ledakan merupakan potensi bahaya signifikan di lingkungan pelabuhan, terutama karena adanya bahan bakar, peralatan las, tangki, kapal, dan sistem pipa. Pelatihan ini menekankan pada teknik identifikasi risiko, perhitungan konsekuensi, serta penyusunan rencana mitigasi yang sesuai dengan standar seperti API 752/753, NFPA, ISO 31000, dan PERMEN terkait K3 & lingkungan.
Tujuan
-
Memahami prinsip dasar FERA dan pentingnya dalam pengelolaan risiko di area pelabuhan.
-
Mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran dan ledakan selama konstruksi dan pemeliharaan pelabuhan.
-
Melakukan penilaian risiko kebakaran dan ledakan secara sistematis dengan metode yang baku.
-
Menggunakan tools FERA seperti risk matrix, bowtie analysis, dan consequence modeling.
-
Mengembangkan strategi pencegahan dan mitigasi berbasis hasil FERA.
-
Mengintegrasikan hasil FERA ke dalam sistem manajemen keselamatan (SMS), HSE Plan, dan perencanaan tanggap darurat.
Target Peserta
-
HSE Engineer / Supervisor
-
Fire Safety Specialist
-
Project Manager konstruksi pelabuhan
-
Safety Officer pelabuhan & terminal BBM/LNG
-
Mechanical & Civil Engineer
-
Auditor K3 & lingkungan
-
Regulator dan pengawas proyek maritim
-
Konsultan keselamatan industri
Silabus
Modul 1: Pendahuluan FERA dan Konteks Industri Pelabuhan-
Prinsip dasar Fire and Explosion Risk Assessment (FERA)
-
Pentingnya FERA dalam proyek pelabuhan
-
Perbedaan FERA dengan penilaian risiko umum
-
Studi insiden besar (Beirut Port, Tianjin, dll.)
-
Regulasi dan standar acuan (API 752/753, NFPA, ISO 31000, Permen K3)
-
Metode identifikasi bahaya: HAZID, Checklist, What-if
-
Aktivitas konstruksi dan pemeliharaan yang berisiko tinggi
-
Bahan mudah terbakar: bahan bakar, solvent, LNG, dust
-
Area berbahaya: klasifikasi zona (hazardous area classification)
-
Penggunaan form hazard register
-
Parameter risiko: probabilitas vs konsekuensi
-
Metode penilaian risiko: kualitatif dan semi-kuantitatif
-
Penyusunan Risk Matrix (API standard atau custom)
-
Penilaian dampak: nyawa, lingkungan, aset, reputasi
-
Latihan membuat dan membaca risk matrix
-
Overpressure dan blast radius (ledakan)
-
Thermal radiation dan flash fire (kebakaran)
-
Dampak paparan terhadap pekerja dan lingkungan
-
Pemodelan konsekuensi sederhana menggunakan tools manual atau software (PHAST, ALOHA – pengenalan)
-
Komponen bowtie: threat – top event – consequences
-
Barrier analysis: preventive dan mitigative controls
-
Latihan membuat bowtie untuk skenario ledakan tangki
-
Aplikasi bowtie dalam komunikasi risiko dan pelatihan
-
Engineering controls: deteksi gas, ventilasi, pemisahan zona
-
Administrative controls: izin kerja panas, SOP las
-
Sistem proteksi kebakaran: foam, sprinkler, fire wall
-
Sistem deteksi dan pemadaman otomatis
-
Hierarki pengendalian risiko
-
FERA dalam dokumen HSE Plan dan Construction Safety Plan
-
Integrasi FERA ke dokumen AMDAL / RKL-RPL
-
Integrasi FERA ke Emergency Response Plan (ERP)
-
Pelibatan pemangku kepentingan (stakeholder)
Fasilitas
- Modul pelatihan dan seminar KIT
- Makan siang dan rehat kopi.
- Sertifikat kehadiran dari penyelenggara.


