Tujuan
-
Membangun pemahaman mendalam tentang konstruksi dan pengoperasian sistem latihan pemadaman & penyelamatan untuk bahan kimia berbahaya.
-
Mengembangkan kemampuan teknis dalam merancang, menyimulasikan, dan mengeksekusi combat scenarios yang realistis.
-
Meningkatkan kapasitas organisasi dalam mempersiapkan personel menghadapi insiden bahan kimia berbahaya.
-
Menghasilkan training system blueprint yang dapat diimplementasikan pada fasilitas pelatihan internal perusahaan atau instansi.
Target Peserta
-
Fire & Rescue Team / Damkar Industri
-
HSE/HSSE Specialist & Manager
-
Chemical Plant Operator
-
Emergency Response Team (ERT)
-
Industrial Safety Engineer
-
Disaster Management Unit
-
Pusdiklat / lembaga pelatihan internal perusahaan
-
Technical Project Engineer yang terlibat pembangunan fasilitas pelatihan
-
Regulator atau instansi terkait B3 & respon darurat
Silabus
🟦 DAY 1 — Fundamental of Hazardous Chemicals & Fire Behavior 1.1 Opening & Course Orientation-
Sambutan & pengenalan trainer
-
Tujuan pelatihan & output yang diharapkan
-
Pre-test kompetensi dasar
-
Klasifikasi B3 (GHS, SDS, UN Hazard Class)
-
Karakteristik fisik & kimia bahan berbahaya
-
Identifikasi reaktivitas & ketidakstabilan bahan
-
Analisis potensi risiko: flammable, toxic, corrosive, oxidizer
-
Fire triangle & fire tetrahedron
-
Chemical reaction hazards
-
Jenis-jenis kebakaran akibat bahan kimia:
-
Flash Fire
-
BLEVE
-
Pool Fire
-
Vapor Cloud Explosion (VCE)
-
-
Bhopal, Texas BP, Tianjin China, Port chemical fires
-
Diskusi mitigasi & respon
Output Hari 1:
✔ Pemahaman karakteristik bahan kimia berbahaya
✔ Mampu membaca & menganalisis SDS level dasar
-
Struktur sistem pelatihan
-
Modul latihan untuk bahan kimia berbahaya
-
Prinsip realistic & safe training environment
-
Mock-up area: tank farm, pipeline, pump room, warehouse
-
Fire source (LPG, propanol, gas simulasi kimia)
-
Piping, leak simulator, ventilation system
-
Containment area untuk spill simulasi
-
Emergency shutdown system
-
Gas detection & alarm
-
Spill trays & chemical drainage
-
Fire suppression system: foam chamber, monitors
-
Mendesain layout fasilitas pelatihan kimia
-
Menyusun kebutuhan teknis sesuai skenario risiko
Output Hari 2:
✔ Draft awal blueprint konstruksi sistem pelatihan
✔ Skema layout fasilitas yang aman & sesuai standar
-
Perbedaan taktik pemadaman bahan kimia vs kebakaran umum
-
Foam operation (AFFF, AR-AFFF)
-
Dry chemical dan inerting (N₂, CO₂ taktikal)
-
Spill control menggunakan booms, absorbent, neutralizer
-
Teknik isolasi & penutupan kebocoran
-
Penggunaan peralatan portable & fixed
-
Entry tactics ke area hot zone
-
Ventilation technique for toxic gas operations
-
SCBA usage & chemical protective suit
-
Simulasi pemadaman skala kecil
-
Deteksi gas & monitoring atmosfer
Output Hari 3:
✔ Kemampuan memilih metode pemadaman sesuai jenis kimia
✔ Penguasaan teknik awal pengendalian tumpahan & kebocoran
-
Rapid extraction technique
-
Victim management dalam kontaminasi kimia
-
Decontamination (DECON) procedures
-
Peran & struktur komando
-
Decision-making dalam situasi berbahaya
-
Koordinasi tim fire & rescue
-
Penyusunan minimal 3 skenario:
-
Tank leakage with pool fire
-
Gas pipeline toxic leak
-
Warehouse chemical fire
-
-
JSA, HAZOP, & risk assessment untuk fasilitas pelatihan
-
SOP development untuk fire rescue training berbasis kimia
Output Hari 4:
✔ 3 skenario latihan kimia berbahaya lengkap
✔ SOP & risk assessment untuk simulasi pelatihan
-
Finalisasi desain & modul pelatihan
-
Penentuan kapasitas fasilitas
-
Checklist teknis sebelum pembangunan
-
Pelaksanaan simulasi lapangan
-
Evaluasi taktik pemadaman
-
Penyelamatan korban secara real-time
-
Post-test
-
Penilaian praktis & analisis performa
-
Feedback dan penyempurnaan modul
-
Diskusi implementasi di perusahaan
-
Penyerahan sertifikat
-
Foto bersama & wrap-up
Output Hari 5:
✔ Dokumen lengkap Training System Construction Blueprint
✔ Peserta lulus ujian kompetensi
✔ Rencana implementasi pelatihan untuk instansi/perusahaan
Fasilitas
- Modul pelatihan dan seminar KIT
- Makan siang dan rehat kopi.


