Tujuan
-
Memahami karakteristik dan risiko utama kebakaran pada kendaraan listrik, termasuk fenomena thermal runaway.
-
Mengidentifikasi area-area kritis di lingkungan gedung yang rentan terhadap bahaya kebakaran EV.
-
Melakukan penilaian awal terhadap insiden kebakaran EV dan mengambil tindakan pengamanan lokasi secara cepat dan tepat.
-
Menggunakan alat bantu penanganan kebakaran EV seperti thermal camera, fire blanket, dan sistem ventilasi.
-
Menerapkan prosedur evakuasi yang aman dan efektif untuk penghuni dan kendaraan.
-
Mengembangkan SOP dan rencana tanggap darurat kebakaran EV yang dapat diintegrasikan ke dalam sistem keselamatan gedung.
Target Peserta
-
Pengelola gedung (building manager, facility manager)
-
Satpam atau tim keamanan internal
-
Teknisi gedung dan operator area parkir
-
Petugas pemeliharaan atau K3
-
Penanggung jawab area charging station kendaraan listrik
-
Perwakilan penghuni gedung atau pengurus apartemen
-
Tim manajemen risiko atau disaster preparedness
Silabus
1. Pemahaman Dasar Kendaraan Listrik dan Baterai Lithium-ionPeserta akan diperkenalkan pada sistem kerja kendaraan listrik, jenis-jenis baterai yang digunakan, serta potensi risiko teknisnya. Dibahas pula statistik insiden EV di kota-kota besar dan konteks peraturan keselamatan di Jakarta.
2. Bahaya Kebakaran EV: Thermal Runaway dan Risiko SekunderMateri ini membahas secara mendalam mengenai mekanisme thermal runaway, potensi ledakan, gas beracun yang dihasilkan, serta dampaknya terhadap struktur bangunan. Disertai video kasus nyata dan analisis penyebabnya.
3. Risiko Spesifik di Area Gedung dan Strategi Deteksi DiniMenjelaskan area rentan seperti basement, area charging, atau parkir sempit. Diperkenalkan pula teknologi deteksi dini kebakaran EV serta integrasi dengan sistem keamanan gedung.
4. Tindakan Awal Saat Insiden TerjadiPeserta mempelajari langkah-langkah yang harus segera dilakukan saat terdeteksi kebakaran EV, termasuk pengamanan area, koordinasi dengan penghuni dan petugas keamanan, serta pelaporan ke instansi darurat.
5. Penggunaan Alat Penanganan Khusus untuk Kebakaran EVDemonstrasi dan pelatihan teknis penggunaan peralatan seperti thermal imaging camera, EV fire blanket, sistem pemadaman berbasis kabut, dan teknik pendinginan kendaraan listrik pasca terbakar.
6. Evakuasi Aman Penghuni dan KendaraanMateri ini membahas strategi evakuasi penghuni dan evakuasi kendaraan listrik dari lokasi insiden. Termasuk jalur evakuasi alternatif, penggunaan dolly atau alat geser, serta koordinasi dengan petugas tanggap darurat.
7. Simulasi Tanggap Darurat di GedungPeserta melakukan simulasi langsung berdasarkan skenario nyata kebakaran EV di gedung, baik dari segi pengamanan lokasi, evakuasi, hingga penggunaan alat. Fokus pada koordinasi tim internal dan mitigasi risiko lanjutan.
8. Penyusunan SOP dan Integrasi ke Sistem Keselamatan GedungDi akhir sesi, peserta difasilitasi menyusun draft SOP tanggap kebakaran EV, termasuk sistem pelaporan, audit berkala, serta pelatihan lanjutan. Peserta juga belajar cara melakukan sosialisasi kepada penghuni atau pengguna gedung.
Fasilitas
- Modul pelatihan dan seminar KIT
- Makan siang dan rehat kopi.

